Oh! Akar

Resamnya Akar . .

 

Gigih mencari sumber air,

Menembus tanah keras demi sebatang Pohon

 

Ketika pohon tumbuh,

Berdaun rendang,

Berbunga indah,

Berbuah lazat,

Penghuni bumi memuji dan menikmati.

 

Tapi . . akar tetaplah akar.

Ia tak iri, apalagi merasa ingin dipuji,

Ia tetap bersembunyi,

Mencari sumber selagi hayat diberi.

 

Namun,

Sembunyinya akar jangan dilupai,

Kerana akar bisa bertukar ubi,

Membajai tanah sesubur di kali,

Nikmat berbudi kurniaan Ilahi,

Itulah umpama KEIKHLASAN HATI.

 

Tiada kesal menjadi akar,

Akar juga bisa menjalar,

Memanjat naik tempat yang tinggi,

Menjunjung pohon menadah mentari,

Demi survival di alam ini.

 

Kata pepatah makin tunduk makin berisi,

Tetapi bagi akar semakin kebawah semakin berani.

Sungguhpun kaktus tajam berduri,

Kelebihan hidupnya amat diketahui,

Ditanah gersang bisa berdiri,

Tanpa akar pasti jua akan mati.

 

Itulah jua ibarat hidup ini,

Atas bawah kanan dan kiri,

Semuanya milik Yang Maha Memberi,

Kepada-Nya jua kita kan kembali.

 

Apalah sangat dunia ini,

Jika dibandingkan dengan syurga yang hakiki,

KEIKHLASAN HATI kan menjadi KPI peribadi,

Dihadapan Allah dinilai dan diadili.

By Administrator Posted in New

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s